Saham Treasuri Adalah ~ Pengertian, Karakteristik, Contoh Soal Saham Treasuri

Konten [Tampil]
Saham Treasuri adalah saham yang dibeli kembali oleh perusahaan. Karakteristik saham treasuri akan membedakan dengan saham preferen yang dimiliki perusahaan. Agar dapat mengetahui pengertian saham treasuri lebih mudah diberikan contoh soal saham treasuri.

Pengertian saham treasuri merupakan saham yang dibeli kembali oleh perusahaan setelah disebarkan kepada beberapa pihak.

Karakteristik saham treasuri berdasarkan pengertian saham treasuri akan membedakannya dengan saham preferen dan saham biasa yang dimiliki perusahaan.

Contoh soal saham treasuri akan lebih membantu dalam memahami apa itu pengertian saham treasuri dan bagaimana cara mencatat penjualan saham treasuri.

Saham Treasuri Adalah ~ Pengertian, Karakteristik, Contoh Soal Saham Treasuri

Saham Treasuri Adalah ~ Pengertian, Karakteristik, Contoh Soal Saham Treasuri

Apa itu Saham Treasuri.

Apa itu saham treasuri merupakan saham yang telah kembali diakuisisi saham yang telah ditarik kembali dimasa depan atau dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi.

Pengertian saham treasuri merupakan saham yang tidak digolongkan ke dalam aset dan mengurangi nilai aset bersih. Aset bersih merupakan total aset setelah dikurangi dengan total hutang perusahaan.

Pengertian saham treasuri merupakan keuntungan dan kerugian yang ditimbulkan dari transaksi saham treasuri tidak akan diakui sebagai laba rugi perusahaan.

Nilai saham treasuri akan diungkapkan dalam laporan yang terpisah dari laporan laba rugi yang sesuai dengan PSAK 1 tentang penyajian laporan keuangan.
Baca Juga Contoh Soal Saham Preferen dan Saham Biasa? Bagaimana Perhitungannya?

Metode Pencatatan Saham Treasuri. 

Metode pencatatan saham treasuri terdiri dari 2 metode yang biasanya digunakan adalah pengakuan nilai saham awal. Saham treasuri diperoleh dan dimiliki oleh perusahaan lagi baik perusahaan anak atau perusahaan induk sesuai dengan laporan konsolidasi.
Baca Juga Obligasi adalah ~ Pengertian dan Cara Menghitung Obligasi Premium

Contoh Kasus Saham Treasuri.

Contoh kasus saham treasuri terjadi pada perusahaan rafinternet yang menerbitkan saham biasa senilai 25.000 lembar saham dengan nilai nominal Rp 500 per lembar saham dan harga pasar Rp 700. Perusahaan pada akhir periode juga memiliki laba ditahan senilai Rp 25.000.000.

Berdasarkan pengertian saham treasuri maka contoh kasus saham treasuri harus dibuat terlebih dahulu laporan posisi keuangan khusus ekuitas ya. Adapun langkahnya sebagai berikut ini.

Ekuitas

Saham Biasa
 Rp  12.500.000
Agio Saham
 Rp    6.250.000
Laba ditahan
 Rp  25.000.000
Jumlah
 Rp  43.750.000

Baca Juga Cara Menghitung Obligasi dengan Kupon Bunga

Jurnal Penjualan Saham Treasuri.

Jurnal penjualan saham treasuri dimulai dengan PT rafinternet melakukan reakuisisi atau pembelian kembali saham sebanyak 10.000 lembar dengan harga Rp 650.

Keterangan
Debit / Kredit
Saham Treasuri
   Kas
Rp 6.500.000
   Rp 6.500.000


Jurnal penjualan saham treasuri yang dilakukan PT Rafinternet dengan menjual kembali sahamnya sebanyak 5.000 dengan harga Rp 800.

Keterangan
Debit / Kredit
Kas
   Saham Treasuri
   Agio Saham Treasuri
Rp 4.000.000
   Rp 3.250.000
   Rp  750.000


Jurnal untuk mencatat penjualan saham treasuri dibawah harga perolehan terjadi ketika PT rafinternet menjual kembali saham sebanyak 2.000 dengan harga Rp 500.

Keterangan
Debit / Kredit
Kas
Agio Saham Treasuri
   Saham Treasuri
Rp 1.000.000
   Rp 300.000
   Rp 1.300.000
 
 Jurnal penjualan saham treasuri yang tersisa diatas harga perolehan dengan harga Rp 700.

Keterangan
Debit / Kredit
Kas
   Agio Saham Treasuri
   Saham Treasuri
Rp 2.100.000
   Rp 150.000
   Rp 1.950.000


Demikian Saham Treasuri Adalah ~ Pengertian, Karakteristik, Contoh Soal Saham Treasuri semoga anda paham dengan penjelasan mengenai materi saham treasuri ya.

0 Response to "Saham Treasuri Adalah ~ Pengertian, Karakteristik, Contoh Soal Saham Treasuri"

Post a Comment

Saya mengundang Anda untuk Berdiskusi

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel